MENGGUNAKAN INDIKATOR ZIGZAG

MENGGUNAKAN INDIKATOR ZIGZAG

 

Dalam dunia trading forex, indikator ZIGZAG tidak bisa di abaikan atau di pandang rendah oleh Trader, meskipun penggunaanya yang sangat simple, namun indikator zigzag ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan trading seperti scalping, Melihat Over Overbought / Oversold., serta membaca trending market dan melihat arah market akan kemana,,

 

mungkin sebagian trader yang baru menggunakan zigzag hanya digunakan sebatas melihat titik balik untuk entry saja,, padahal zigzag memiliki hiden Fungsi sebagai Trend Detector.. bagaimana caranya? 

 

baiklah, disini www.Pusattrading.com akan mencoba menjelaskan pelan-pelan agar bisa mendapatkan detail nya mengenai Zigzag ini..

 

1. Scalping System

gallery/miz1

Zigzag yang digunakan dalam scalping biasanya dipakai dalam Timeframe yang kecil seperti M5, m15 atau m30.. 

seperti pada gambar diatas, kita dapat melihat banyak sekali peluang untuk mengambil profit dalam price yang berjalan,,, 

 

sell diatas, Buy dibawah,, 

 

Namun yang harus di ingat adalah, ketika anda bermain scalping, jangan sekali kali mengharapkan harga bergerak lebih jauh / mendapatkan keuntungan lebih banyak.. 

 

scalping digunakan untuk trading jangka pendek, artinya bila anda sudah profit 10 - 15 Pips, anda wajib closed posisi dan menunggu moment Open Posisi lainnya sesuai dengan rule dan petunjuk yang sudah anda buat,

 

ingat,, jangan sekali kali mengharapkan harga bergerak lebih jauh ,, karena pada Timeframe kecil biasa nya harga bergerak bolak balik dengan cepat,,  jadi gunakanlah moment bolak balik tersebut untuk memperoleh keuntunga.

 

2. Melihat Over Bought / Over Sold

gallery/miz2

Pada Artikel sebelumnya, mengenai melihat OverBought dan OverSold menggunakan Stcokhastik ( KLIK DISINI JIKA BELUM MEMBACA ) kita sudah memahaminya bagaimana menentukan titik entry Buy / Sell yang baik,, 

 

nah,, jika dipadukan dengan zigzag, maka akan menjadi lebih sempurna dalam melihat titik balik suatu harga,

coba perhatikan gambar diatas,, 

 

kita bisa melihat ada kalanya sebuah titik entry itu kurang tepat untuk masuk market, nah disini gunanya Stockhastik untuk membantu confirmasi apakah titik Zigzag itu falid atau tidak,,?

 

ketika Stockhastik berada pada titik Over Sold, dan Zigzag pun berada di titik bawah, dan menandakan secara sama bahwa harga akan naik, kita bisa membuat OP BUY,,, 

dan sebaliknya,,,

ketika harga berada pada titik Overbought dan zigzag berada pada titik balik atas, menandakan secara sama bahwa harga akan turun, kita bisa membuat OP sell..

 

sering-seringlah mencoba nya untuk mencari akurasi yang baik dalam membuat OP ( OPEN Posisi / entry )

 

 

3. Zigzag sebagai Detector TREND Market

gallery/miz3

Tidak banyak trader tau bahwa zigzag dapat digunakan untuk melihat trend market yang terjadi...

coba perhatikan gambar diatas,

 

Trend apa yang terjadi?  Naik,,, 

Tau dari mana bahwa itu trend Naik? 

perhatikan Setiap Muncul titik Zigzag yang baru,, Selalu membuat Low yang Meninggi dan Membuat Resisten yang meninggi,, 

 

kapan kita menutup Posisi BUY Only ketika kita tau trend naik?
perhatikan 2 Garis biru diatas sebelah kanan.. 

Market sudah membuat Resisten yang merendah,,

artinya, Trenda UP kemungkinan berakhir,, maka berhenti untuk Buy Only,, 

perhatikan untuk mencaari titik Sell pada R merendah selanjutnya,, 

karena trend aakan berubah turun..

 

Semoga bermanfaat, salam sukses selalu. 

Editor : SH

www.Pusattrading.com